Saturday, 25 February 2012
Hadiah Yang Terbaik
¤ Hadiah terbaik untuk seorang sahabat adalah doa.
¤ Hadiah terbaik untuk seorang musuh adalah kemaafan.
¤ Hadiah terbaik untuk seorang guru adalah kejayaan.
¤ Hadiah terbaik untuk sebuah kehidupan adalah kasih sayang.
¤ Hadiah terbaik untuk sebuah kematian adalah al-Fatihah. ¤ Hadiah terbaik untuk ibubapa adalah kebaktian.
¤ Hadiah terbaik untuk diri sendiri adalah kejujuran.
¤ Hadiah terbaik untuk Rasulullah s.a.w. adalah selawat.
¤ Hadiah terbaik untuk Allah s.w.t. adalah ketaqwaan.
Aku hanyalah sebuah lilin
aku hanyalah sebuah lilin kecil yang menyala di tengah kegelapan,aku takkan pernah bisa mengerti seluruh ruang di hatimu, Bila kelak lampu menyala kembali ku mohon jangan tiup aku, biarkan aku menyala hingga habis waktuku, walau cahayaku takkan berarti lagi buatmu, namun aku rela asal bisa selalu bersamamu.
Wednesday, 30 November 2011
Thursday, 6 October 2011
CIKGU MAZURA
Mazura guruku...
Seorang guru yang paling aku sayangi sewaktu aku bersekolah di SMK saujana impian pada tingkatan 3 (2011)..Dia lah yang aku sayang dan aku telah anggapkan guru ini seperti ibu kedua ku... Hinggakan aku menjadi cemburu apabila aku melihat anaknya salam tangannya di hadapan ku...aku menjadi cemburu kerana aku tidak dapat salam tangannya seperti anaknya salam tangannya...
Dia lah guru yang banyak membantu aku ketika aku menduduki peperiksaan PMR..dia lah yang telah memberi soalan-soalan ramalan tiap-tiap malam...
Pada 6.10.2011 guru ini telah memberi tahu kepada aku yang dia
akan pindah pada 14.10.2011, apa bila aku sudah tahu berita itu, hatiku menjadi susah kerana kami baru kenal tak sampai setahun.... aku menjadi lebih susah hati kerana dia memberitahu yang dia akan pindah ke turki selama dua tahun...kerana suaminya harus bekerja di sana...
Aku mengharap guru ini tidak akan lupakan aku hingga akhir waktu...
Mazura ibu keduaku..
Maafkan saya jika ada salah silap...saya doakan cikgu dan suami cikgu selamat disana dan sihat sentiasa....
Tuesday, 23 August 2011
Sabar
SABAR" itu berkat."SABAR" itu indah."SABAR" itu mulia."SABAR" itu sejuk...
"SABAR" itu terpuji..."SABAR" itu pemaaf..."SABAR" itu arif & bijaksana....
Krn "SABAR" kita bisa mncapai kebahagiaan...Kern "SABAR" kita meraih kejayaan...Kerana "SABAR" kita mendapat hidayah...Kerana "SABAR" kita disayangi...Kerna "SABAR" kita dicintai oleh ALLAH & RASUL-NYA.....
"Jadiknlh SABAR dan SOLAT mu, sbg penolongmu, Dan ssungguhnya hal itu amt Berat kecuali bg Org-org yg khusyuk'"
Saturday, 30 July 2011
Astaghfirullah robbal baroya
Astaghfirullah minal khotoya (2x)
Robbi zidni i`lman nafia`
Wawafiqni a`malan maqbula
Wahabli rizqon wasia`
Watub a`laina taubatan nasukha (2x)
Astaghfirullah robbal baroya
Astaghfirullah minal khotoya
Walihaza sirri adu` fi yasari wa a`sari
Ana a`bdun soro faqri inna faqri waddhirori
Inna faqri waddhirori
Astaghfirullah robbal baroya
Astaghfirullah minal khotoya
Walkafani i`lmu robbi
Bil suali wakhtiyari
Ya Ilahi wa maliki
Anta ta`lam kaifa khali (2x)
Astaghfirullah robbal baraya
Astaghfirullah minal khotoya
Astaghfirullah minal khotoya (2x)
Robbi zidni i`lman nafia`
Wawafiqni a`malan maqbula
Wahabli rizqon wasia`
Watub a`laina taubatan nasukha (2x)
Astaghfirullah robbal baroya
Astaghfirullah minal khotoya
Walihaza sirri adu` fi yasari wa a`sari
Ana a`bdun soro faqri inna faqri waddhirori
Inna faqri waddhirori
Astaghfirullah robbal baroya
Astaghfirullah minal khotoya
Walkafani i`lmu robbi
Bil suali wakhtiyari
Ya Ilahi wa maliki
Anta ta`lam kaifa khali (2x)
Astaghfirullah robbal baraya
Astaghfirullah minal khotoya
Saturday, 16 July 2011
Jangan kau pergi
Tak pernah kurasa begini
kumenyintaimu sepenuh hatiku
ternyata hanyalah dirimu
yang mengerti aku sepenuh hatimu
Ku inginkan selalu terhentinya waktu
supaya kita terus bersama
Jangan lah kau pergi tinggalkan diriku
sendiri jauh darimu
ku perlukan kamu inginmu selalu
temani jalan hidupku
Ternyata hanyalah dirimu yang amat ku rindu
kurindu selalu
kuinginkan selalu terhentinya waktu
supaya kita terus bersama
kumenyintaimu sepenuh hatiku
ternyata hanyalah dirimu
yang mengerti aku sepenuh hatimu
Ku inginkan selalu terhentinya waktu
supaya kita terus bersama
Jangan lah kau pergi tinggalkan diriku
sendiri jauh darimu
ku perlukan kamu inginmu selalu
temani jalan hidupku
Ternyata hanyalah dirimu yang amat ku rindu
kurindu selalu
kuinginkan selalu terhentinya waktu
supaya kita terus bersama
Jangan lah kau pergi tinggalkan diriku
sendiri jauh darimu
ku perlukan kamu inginmu selalu
temani jalan hidupku
sendiri jauh darimu
ku perlukan kamu inginmu selalu
temani jalan hidupku
Monday, 20 June 2011
Puisi Untuk AYAH..
Ayah
Kerut kulit mu lembut menyentuh kalbu
Rambut putihmu memancarkan sinar kedamaian
Keras suaramu memberi ku kekuatan
Lemah tubuhmu membangkitkan semangat untuk mengabdi
Kemarahanmu adalah jiwaku
Petuahmu adalah jalan lurusku
Kau adalah ilham dalam hidupku
Kau adalah pembimbing spiritualku
Jika mungkin ku terlahir kembali
Ku ingin kau jadi ayahku lagi.
Kerut kulit mu lembut menyentuh kalbu
Rambut putihmu memancarkan sinar kedamaian
Keras suaramu memberi ku kekuatan
Lemah tubuhmu membangkitkan semangat untuk mengabdi
Kemarahanmu adalah jiwaku
Petuahmu adalah jalan lurusku
Kau adalah ilham dalam hidupku
Kau adalah pembimbing spiritualku
Jika mungkin ku terlahir kembali
Ku ingin kau jadi ayahku lagi.
Puisi Untuk IBU...
Ibu...
adalah wanita yang telah melahirkanku
merawatku
membesarkanku
mendidikku
hingga diriku telah dewasa
Ibu...
adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian
tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri
tatkala perutku terasa lapar dan haus
tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam
Ibu...
adalah wanita yang penuh perhatian
bila aku sakit
bila aku terjatuh
bila aku menangis
bila aku kesepian
Ibu...
telah kupandang wajahmu diwaktu tidur
terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan
terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran
terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang
terdapat sinar kelelahan karena aku
Aku yang selalu merepotkanmu
aku yang selalu menyita perhatianmu
aku yang telah menghabiskan air susumu
aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu
Ibu...
engkau menangis karena aku
engkau sedih karena aku
engkau menderita karena aku
engkau kurus karena aku
engkau korbankan segalanya untuk aku
Ibu...
jasamu tiada terbalas
jasamu tiada terbeli
jasamu tiada akhir
jasamu tiada tara
jasamu terlukis indah di dalam surga
Ibu...
hanya do'a yang bisa kupersembahkan untukmu
karena jasamu
tiada terbalas
Hanya tangisku sebagai saksi
atas rasa cintaku padamu
Ibu..., I LOVE YOU SO MUCH
juga kepada Ayah...!!!
adalah wanita yang telah melahirkanku
merawatku
membesarkanku
mendidikku
hingga diriku telah dewasa
Ibu...
adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian
tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri
tatkala perutku terasa lapar dan haus
tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam
Ibu...
adalah wanita yang penuh perhatian
bila aku sakit
bila aku terjatuh
bila aku menangis
bila aku kesepian
Ibu...
telah kupandang wajahmu diwaktu tidur
terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan
terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran
terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang
terdapat sinar kelelahan karena aku
Aku yang selalu merepotkanmu
aku yang selalu menyita perhatianmu
aku yang telah menghabiskan air susumu
aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu
Ibu...
engkau menangis karena aku
engkau sedih karena aku
engkau menderita karena aku
engkau kurus karena aku
engkau korbankan segalanya untuk aku
Ibu...
jasamu tiada terbalas
jasamu tiada terbeli
jasamu tiada akhir
jasamu tiada tara
jasamu terlukis indah di dalam surga
Ibu...
hanya do'a yang bisa kupersembahkan untukmu
karena jasamu
tiada terbalas
Hanya tangisku sebagai saksi
atas rasa cintaku padamu
Ibu..., I LOVE YOU SO MUCH
juga kepada Ayah...!!!
Puisi Untuk Guruku Tersayang...
Pn. Azwita
Pn. Mazura
Pn. Norlia
Engkau bagaikan cahaya
Yang menerangi jiwa
Dari segala gelap dunia
Yang menerangi jiwa
Dari segala gelap dunia
Engkau adalah setetes embun
Yang menyejukan hati
Hati yang ditikam kebodohan
Sungguh mulia tugasmu Guru
Tugas yang sangat besar
Guru engkau adalah pahlawanku
Yang tidak mengharapkan balasan
Segala yang engkau lakukan
Engkau lakukan dengan ikhlas
Yang tidak mengharapkan balasan
Segala yang engkau lakukan
Engkau lakukan dengan ikhlas
Guru jasamu takkan kulupa
Guru ingin ingin kuucapkan
Terimakasih atas semua jasamu
Puisi untuk sahabatku
Nor Yuhanis Amira ( Kak ngah )
Kawan Yang Paling Aku Sayang . . .
Abdul Waqash ( Waqash )
Nur Hidayu ( Ayu )
Amira Syafiqah ( Amira )
Nur Aien Malek ( Aien )
Syed Hazeeq ( Syed )
( JB la konon..)
( JB la konon..)
seberat apapun masalahmu
sekelam apapun beban hidupmu
jangan pernah berlari darinya
ataupun bersembunyi
agar kau tak akan bertemu dengannya
atau agar kau bisa menghindar darinya
karena sahabat…..
seberapa jauhpun kau berlari
dan sedalam apapun kau bersembunyi
dia pasti akan menemuimu
dalam sebuah episode kehidupanmu
sahabatku……
alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapang
persilahkan ia masuk dalam bersihnya rumah hati
dan mengkilapnya lantai nuranimu
hadapi ia dengan senyum seterang mentari pagi
ajak ia untuk menikmati hangatnya teh kesabaran
ditambah sedikit penganan keteguhan
sahabat…….
dengan begitu
sepulangnya ia dari rumahmu
akan kau dapati
dirimu menjadi sosok yang tegar
dalam semua keadaan
dan kau pun akan mampu dan lebih berani
untuk melewati lagi deraan kehidupan
dan yakinlah sahabat……..
kaupun akan semakin bisa bertahan
kala badai cobaan itu menghantam
Dimana kan ku cari ganti
Saturday, 18 June 2011
Keikhlasan
Keikhlasanku lafaz dalam bicara
Ketulusanku di dalam rasa
Jika kau tahu oh betapa kucinta
Kehadiranmu membina semula
Harapan yang terkubur
Yang ku sangka berakhir
Ketulusanku di dalam rasa
Jika kau tahu oh betapa kucinta
Kehadiranmu membina semula
Harapan yang terkubur
Yang ku sangka berakhir
Kejujuranku tersirat dalam jiwa
Kesetiaanku tiada kau duga
Jika kau tahu oh betapa kucinta
Kasih sayangku tiada nilainya
Tanpa risikan harta
Dan keindahan rupa
Kesetiaanku tiada kau duga
Jika kau tahu oh betapa kucinta
Kasih sayangku tiada nilainya
Tanpa risikan harta
Dan keindahan rupa
Bagaimanakah kau harus aku terima
Mengapakah harus dia hadir antara kita
Walau ku tahu hatimu selembut sutera
Namun kau kasarkan lidah bahasa
Mengapakah harus dia hadir antara kita
Walau ku tahu hatimu selembut sutera
Namun kau kasarkan lidah bahasa
Ku rebah… aku tak bermaya
Terpaksa ku kumpul semula
Bekal cinta yang belum pernah kau sisa
Terpaksa ku kumpul semula
Bekal cinta yang belum pernah kau sisa
Walau hasrat meronta
Ku terpaksa
Hindarkan kembar cinta
Antara ku dan dia
Memang aku yang lemah
Ku terpaksa
Hindarkan kembar cinta
Antara ku dan dia
Memang aku yang lemah
Akan ku jumpa
Ku mengatur langkahku
Jalan tanpa bayang-bayang mu
Langit dan bumi setia menemani ku
Matahari menyinar tak pernah berpihak pada ku
Ku kepanasan tanpa perlindungan mu
Hari berganti hari aku masih teguh menanti
Hadir diri mu dalam hidup ku ini
Rasa kecewa ada bila kaki kita penat berlari
Namun yakin ku kau kan ku temui Ku takkan pernah cuba berhenti
Langkah ku mencari cinta
Yang ku tahu hanya tuk diri ku
Kan ku terus cari sampai hujung dunia Kerna ku tahu akan ku jumpa diri mu
Dan ku kan terus menempuh mimpi-mimpi ku selalu
Ku lihat semua gembira
Bila mengenali erti cinta
Senyuman ku beri hanya duka
Bila ingin teman tuk berbicara
Cinta jangan sembunyi
Mataku kabur mencari
Hadirlah dalam hidup ku ini
Cinta jangan engkau pergi
Bila langkah ku cuba
Untuk mengejar diri mu
Jalan lurus
Jalan lurus sepuluh yang mesti ditempuh
Yang pertama bahwa Allah maha esa
Yang kedua Muhammad rasul kita
Yang ketiga cinta ibu cinta ayah kita
Yang keempat cinta guru-guru kita
Yang kelima cinta tanah air kita
Diri kita memancarkan cahya cinta
Semoga Allah membimbing kita semua
Jalan lurus sepuluh yang mesti ditempuh Yang keenam shalat mari ditegakkan
Yang ketujuh Quran baca diartikan
Yang delapan sedekah jangan dermawan
Yang sembilan puasa penuh keikhlasan
Yang sepuluh senyum sopan senantiasa Keramahan perilaku diri kita
Semoga Allah membimbing kita semua
Yang pertama bahwa Allah maha esa
Yang kedua Muhammad rasul kita
Yang ketiga cinta ibu cinta ayah kita
Yang keempat cinta guru-guru kita
Yang kelima cinta tanah air kita
Diri kita memancarkan cahya cinta
Semoga Allah membimbing kita semua
Jalan lurus sepuluh yang mesti ditempuh Yang keenam shalat mari ditegakkan
Yang ketujuh Quran baca diartikan
Yang delapan sedekah jangan dermawan
Yang sembilan puasa penuh keikhlasan
Yang sepuluh senyum sopan senantiasa Keramahan perilaku diri kita
Semoga Allah membimbing kita semua
Subscribe to:
Posts (Atom)


















