Tuesday, 23 August 2011
Saturday, 30 July 2011
Astaghfirullah robbal baroya
Astaghfirullah minal khotoya (2x)
Robbi zidni i`lman nafia`
Wawafiqni a`malan maqbula
Wahabli rizqon wasia`
Watub a`laina taubatan nasukha (2x)
Astaghfirullah robbal baroya
Astaghfirullah minal khotoya
Walihaza sirri adu` fi yasari wa a`sari
Ana a`bdun soro faqri inna faqri waddhirori
Inna faqri waddhirori
Astaghfirullah robbal baroya
Astaghfirullah minal khotoya
Walkafani i`lmu robbi
Bil suali wakhtiyari
Ya Ilahi wa maliki
Anta ta`lam kaifa khali (2x)
Astaghfirullah robbal baraya
Astaghfirullah minal khotoya
Astaghfirullah minal khotoya (2x)
Robbi zidni i`lman nafia`
Wawafiqni a`malan maqbula
Wahabli rizqon wasia`
Watub a`laina taubatan nasukha (2x)
Astaghfirullah robbal baroya
Astaghfirullah minal khotoya
Walihaza sirri adu` fi yasari wa a`sari
Ana a`bdun soro faqri inna faqri waddhirori
Inna faqri waddhirori
Astaghfirullah robbal baroya
Astaghfirullah minal khotoya
Walkafani i`lmu robbi
Bil suali wakhtiyari
Ya Ilahi wa maliki
Anta ta`lam kaifa khali (2x)
Astaghfirullah robbal baraya
Astaghfirullah minal khotoya
Saturday, 16 July 2011
Jangan kau pergi
Tak pernah kurasa begini
kumenyintaimu sepenuh hatiku
ternyata hanyalah dirimu
yang mengerti aku sepenuh hatimu
Ku inginkan selalu terhentinya waktu
supaya kita terus bersama
Jangan lah kau pergi tinggalkan diriku
sendiri jauh darimu
ku perlukan kamu inginmu selalu
temani jalan hidupku
Ternyata hanyalah dirimu yang amat ku rindu
kurindu selalu
kuinginkan selalu terhentinya waktu
supaya kita terus bersama
kumenyintaimu sepenuh hatiku
ternyata hanyalah dirimu
yang mengerti aku sepenuh hatimu
Ku inginkan selalu terhentinya waktu
supaya kita terus bersama
Jangan lah kau pergi tinggalkan diriku
sendiri jauh darimu
ku perlukan kamu inginmu selalu
temani jalan hidupku
Ternyata hanyalah dirimu yang amat ku rindu
kurindu selalu
kuinginkan selalu terhentinya waktu
supaya kita terus bersama
Jangan lah kau pergi tinggalkan diriku
sendiri jauh darimu
ku perlukan kamu inginmu selalu
temani jalan hidupku
sendiri jauh darimu
ku perlukan kamu inginmu selalu
temani jalan hidupku
Monday, 20 June 2011
Puisi Untuk AYAH..
Ayah
Kerut kulit mu lembut menyentuh kalbu
Rambut putihmu memancarkan sinar kedamaian
Keras suaramu memberi ku kekuatan
Lemah tubuhmu membangkitkan semangat untuk mengabdi
Kemarahanmu adalah jiwaku
Petuahmu adalah jalan lurusku
Kau adalah ilham dalam hidupku
Kau adalah pembimbing spiritualku
Jika mungkin ku terlahir kembali
Ku ingin kau jadi ayahku lagi.
Kerut kulit mu lembut menyentuh kalbu
Rambut putihmu memancarkan sinar kedamaian
Keras suaramu memberi ku kekuatan
Lemah tubuhmu membangkitkan semangat untuk mengabdi
Kemarahanmu adalah jiwaku
Petuahmu adalah jalan lurusku
Kau adalah ilham dalam hidupku
Kau adalah pembimbing spiritualku
Jika mungkin ku terlahir kembali
Ku ingin kau jadi ayahku lagi.
Puisi Untuk IBU...
Ibu...
adalah wanita yang telah melahirkanku
merawatku
membesarkanku
mendidikku
hingga diriku telah dewasa
Ibu...
adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian
tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri
tatkala perutku terasa lapar dan haus
tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam
Ibu...
adalah wanita yang penuh perhatian
bila aku sakit
bila aku terjatuh
bila aku menangis
bila aku kesepian
Ibu...
telah kupandang wajahmu diwaktu tidur
terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan
terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran
terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang
terdapat sinar kelelahan karena aku
Aku yang selalu merepotkanmu
aku yang selalu menyita perhatianmu
aku yang telah menghabiskan air susumu
aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu
Ibu...
engkau menangis karena aku
engkau sedih karena aku
engkau menderita karena aku
engkau kurus karena aku
engkau korbankan segalanya untuk aku
Ibu...
jasamu tiada terbalas
jasamu tiada terbeli
jasamu tiada akhir
jasamu tiada tara
jasamu terlukis indah di dalam surga
Ibu...
hanya do'a yang bisa kupersembahkan untukmu
karena jasamu
tiada terbalas
Hanya tangisku sebagai saksi
atas rasa cintaku padamu
Ibu..., I LOVE YOU SO MUCH
juga kepada Ayah...!!!
adalah wanita yang telah melahirkanku
merawatku
membesarkanku
mendidikku
hingga diriku telah dewasa
Ibu...
adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian
tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri
tatkala perutku terasa lapar dan haus
tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam
Ibu...
adalah wanita yang penuh perhatian
bila aku sakit
bila aku terjatuh
bila aku menangis
bila aku kesepian
Ibu...
telah kupandang wajahmu diwaktu tidur
terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan
terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran
terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang
terdapat sinar kelelahan karena aku
Aku yang selalu merepotkanmu
aku yang selalu menyita perhatianmu
aku yang telah menghabiskan air susumu
aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu
Ibu...
engkau menangis karena aku
engkau sedih karena aku
engkau menderita karena aku
engkau kurus karena aku
engkau korbankan segalanya untuk aku
Ibu...
jasamu tiada terbalas
jasamu tiada terbeli
jasamu tiada akhir
jasamu tiada tara
jasamu terlukis indah di dalam surga
Ibu...
hanya do'a yang bisa kupersembahkan untukmu
karena jasamu
tiada terbalas
Hanya tangisku sebagai saksi
atas rasa cintaku padamu
Ibu..., I LOVE YOU SO MUCH
juga kepada Ayah...!!!
Subscribe to:
Posts (Atom)



